Tips Mengatasi Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan

Tips Mengatasi Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan – Dianugerahi buah hati tentunya merupakan dambaan bagi semua wanita dan seluruh pasangan pernikahan yang ada di dunia. Namun melahirkan bukanlah hal yang mudah untuk dijalani wanita. Ketika melahirkan ada banyak hal yang harus dikorbankan oleh wanita. Sebenarnya bukan hanya pada saat melahirkan, ketika mengandung pun seorang calon ibu akan merasakan banyak hal yang menyakitkan dan merasakan pegal di seluruh badan. Ketika seorang wanita hamil ia akan merasakan pegal terutama pada usia hamil tua, tubuhnya akan semakin susah digerakkan dan kakinya akan mudah sekali merasakan pegal karena membawa tubuh seorang bayi, selain itu ia akan kesulitan melakukan seluruh kegiatan sehari-harinya karena perutnya yang semakin membesar.

Ketika hamil saja wanita sudah banyak mengalami kesulitan, apalagi ketika mereka melahirkan resikonya tentu akan lebih besar daripada ketika mereka hamil. Lantas, bagaimana sih tips menghadi persalinan? Sebelum kita membahas tentang Tips Mengatasi Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan,berikut ini adalah beberapa jenis rasa takut yang sering di alami saat menghadapi persalinan.

Macam-macam Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan

Resiko yang besar karena melahirkan ini membuat calon ibu sering mengalami ketakutan ketika melahirkan. Ketakutan-ketakutan ini disebabkan karena :

Takut meninggal

Ketika seorang calon ibu akan melahirkan mereka akan mendengar banyak selintingan kabar dan banyak cerita di televisi yang menceritakan kematian ibu ketika melahirkan, hal ini akan membuat seorang calon ibu mengalami rasa takut hal ini dapat dicegah dengan menanamkan pada pikiran kita bahwa wanita memiliki tubuh yang kuat dan memang dipersiapkan oleh pencipta untuk mengalami peristiwa mengandung dan melahirkan, dan apabila terjadi sesuatu diluar dugaan, maka proses persalinan dapat dibantu oleh dokter dengan alat-alat medis yang saat ini sudah semakin maju dan modern.

Takut nyeri

jika anda melahirkan anda pasti akan merasakan rasa nyeri ketika bersalin. Rasa nyeri ini memang tidak bisa dihindari pada saat melahirkan karena rasa nyeri terjadi karena adanya kontraksi otot rahim yang memang terjaid secara alami. Hal ini memang tidak bisa dihindari tetapi anda bisa menanamkan pada diri anda bahwa rasa nyeri hanya permulaan bahwa kebahagiaan anda bersama keluarga dan buah hati, sehingga rasa nyeri bukanlah halangan sehingga anda harus berusaha menahannya selain itu anda harus yakin bahwa anda dapat melampaui rasa nyeri tersebut.

Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan

Menghadapi HPL atau Hari perkiraan lahir memang menegangkan, akan tetapi anda dapat mengatasi perasaan takut tersebut dengan persiapan-persiapan yang matang. Yang paling penting adalah mempersiapkan mental anda ketika akan melakukan persalinan. Pikirkan bahwa melahirkan bukan hal yang menyakitkan tetapi hal yang menggembirakan karena sebentar lagi anda akan menjadi seorang wanita sejati.

Yang kedua persiapkanlah fisik anda sebelum anda melahirkan. Persiapan ini dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan senam ibu hamil, senam hamil diharapkan bahwa akan membantu anda untuk melenturkan tubuh anda dan juga membantu melancarkan pernafasan. Senam kehamilan juga dapat membantu anda untuk menjalani proses persalinan agar lebih lancar.

Selain menjalani senam kehamilan persiapan yang harus anda lakukan adalah dengan mengetahui step-step untuk melakukan persalinan, jika anda mengetahui proses-proses yang terjadi dalam persalinan anda akan merasa lebih rileks dan lebih siap dalam menjalani persalinan. Pengetahuan ini dapat anda lakukan dengan membaca banyak buku tentang kehamilan serta mengikuti kelas antenatal, kelas ini akan membantu anda untuk melakukan latihan melahirkan, menyertai latihan pernafasan dan banyak lagi.

Nah demikianlah tadi beberapa Tips Mengatasi Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinanyang dapat kami bagikan untuk anda. Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang dalam menjalani kehamilan untuk menghadapi persalinan nantinya.